Bahas Masalah Listrik dan Lampu Jalan,Komisi III Gelar Hearing dengan PLN dan Bagian Umum

DPRDKEPAHIANG.COM, Komisi III DPRD Kepahiang mengundang PLN Rayon kepahiang dan Bagian Umum Setda terkait banyaknya laporan masyarakat tentang Permasalahan Listrik dan Penerangan Jalan Umum di wilayah kabupaten kepahiang dalam rapat Dengar Pendapat yang digelar di ruang Komisi III DPRD Kepahiang Pada Selasa (10/10/2017).

Rapat Dengar Pendapat ini dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kepahiang Agus Sandrilla,SH,hadir anggota Komisi III H.Zainal.Wansah,Meri Hartati,Wansah,eko Guntoro dan Abdul Haris,sedangkan dari Pihak PLN Hadir Asisten Manajer Transaksi Energi Hasim A,Supervisor PA Lidia Komalasari dan Supervisor TE Fuad,dan kepala Bagian Umum Setda Roland Yudisthira,S.Hut.

RDP Komisi III dengan PLN dan Bagian Umum SETDA

“Kami ingin meminta Pihak PLN menjelaskan beberapa persoalan masalah listrik di Kabupaten Kepahiang termasuk masalah Lampu Jalan yang tidak menyala dan pergantian ke listrik prabayar serta penghitungan biaya dan denda terkait lampu jalan yang tidak menyala ini,”beber Agus usai membuka Rapat.

Menurut Agus Sandrilla,Perlu adanya sinergi antara Program Pemda dalam hal ini Bagian Umum setda dengan PLN terkait Penerangan Jalan Umum (PJU) ini karena pemeliharaaan ada pada Bagian Umum sedangkan Pihak PLN sebagai Pemasok arus Listrik.

asisten manajer PLN Hasim A

Disampaikan asisten manajer PLN rayon kepahiang Hasim A, “Lampu penerangan jalan Umum (LPJU) bagi PLN termasuk kategori pelanggan yang dalam hal ini penguasaannya ada pada bagian umum Setda berdasarkan Surat Perjanjian Jual Beli tenaga Listrik (SPJBTL) dengan Abonemen yang perhitungannya 12 jam 1 hari dalam setiap bulan diestimasikan 375 jam,ketika lampu jalan tidak menyala tetap ada biaya yang harus dibayar,dan terkait lampu jalan yang menyala pada siang hari berarti ada komponen atau Photocell yang rusak,sehingga kami menyarankan untuk diperbaiki.

Disampaikan kabag umum Setda Kepahiang roland Yudisthira,bahwa memang” sesuai dengan pelimpahan tugas Pemeliharaan lampu jalan ini sudah menjadi tanggung jawab kami,tetapi menyikapi permasalahan listrik ini,ada kejadian menarik bagi saya,dan perlu saya garis bawahi bahwa Pihak PLN jangan egois,beri kami ruang untuk mendapat penjelasan terkait tagihan denda atau restitusi yang diajukan ke kami,terkait adanya sambungan listrik yang tidak sebagaimana mestinya ini,kami siap bayar tapi berikan kami ruang waktu dan penjelasan terkait permasalahan ini,sehingga kami dapat belajar dari kejadian ini dan tidak terjadi lagi pada masa yang akan datang”,demikian roland.

anggota Komisi III Lainnya,H.Zainal,M.Si menyarankan agar Pihak PLN sebagai penyedia dan Bagian Umum sebagai Pelanggan hendaknya jika memungkin kan dapat membuat semacam MOU sehingga mulai dari kwh atupun lainya ini seperti denda atupun ada hal lainĀ  seperti perawatan lampu jalan karena saya tahu bagian umum ini sangat terbatas sekali sarana dan prasarana dalam menyikapi permasalahan lampu jalan ini,sehingga dapat saling merasa memiliki dan tanggung jawab dan saya yakin hal ini dapat menekan biaya Penerangan jalan Umum ini yang muara akhirnya dapat saling memberikan keuntungan dan kontribusi bagi daerah.

Diskusi antara anggota DPRD dan Pihak PLN ini semakin meluas,mulai dari pemasangan,tunggakan pelanggan dan peralihan ke listrik pra bayar,bahkan hal-hal terkecil lainnya ikut dibahas untuk mendapat pencerahan.Diakhir rapat ketua komisi III menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pihak PLN dan Bagian Umum yang telah menghadiri Rapat Dengar Pendapat Ini,dan kepada pihak PLN untuk dapat menjawab surat yang akan dikirim dari komisi III terkait permasalahan permasalahan listrik dikabupaten Kepahiang,Harapan kita pelayanan listrik kepada masyarakat kabupaten kepahiang dapat terus ditingkatkan tanpa menimbulkan permasalahan yang memberatkan masyarakat,yang beberapa waktu yang lalu banyak terkejut tentang kenaikan tarif dasar dan biaya biaya yang harus dibayarkan terhadap pemasangan listrik ini,demikian Agus Sandrilla. (humas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *