Serap Aspirasi,Anggota DPRD Gelar Reses

DPRDKEPAHIANG.COM, Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat dikecamatan kepahiang,anggota DPRD Kabupaten Kepahiang yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) II kecamatan kepahiang menggelar reses di aula kantor kelurahan Pasar Ujung Kecamatan Kepahiang pada hari rabu (18/10/2017)

Reses dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kepahiang Badaruddin, A.Md, Dengan  anggota Rica Dennis, S.Si, M.Si, Drs. Ahmad Rizal,MM, Nurrahman Putra, A.Md,dan  Abdul Haris. Hadir dalam reses Lurah Pasar Ujung Yuliani, SH, Kepala BPBD Kepahiang Burlian, SE, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan organisasi masyarakat (Ormas).


“Reses ini amanah undang-undang kepada DPRD, setiap usai sidang ada masa reses dimana kami turun ke dapil guna menampung aspirasi masyarakat,”ujar Ketua DPRD Kepahiang, dalam sambutannya.

Kepada masyarakat setempat ketua dewan mengaku siap menerima masukan 1×24 jam, dan diharapkan masukan, keluhan dan harapan masyarakat ini sifatnya membangun dan dapat dipertangungjawabkan.


“Jadi tolong berikan masukan sehingga bisa kita bawa ke Paripurna,”jelas Badaruddin.

Pada saat sensi tanya jawab dibuka ketua RT 06 Kelurahan Pasar Ujung Kecamatan Kepahiang Medi Hernawan, meminta anggota DPRD dari dapil II untuk memperjuangkan beasiswa untuk pelajar yang berprestasi dan pelajar kurang mampu tetapi memiliki semangat melanjutkan pendidikan. Selain itu dia juga meminta diperjuangkan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) serta ditertibkan pedagang yang mengunakan trotoar.

“Pada kesempat ini kami meminta bapak/ibu dewan bisa perjuangkan beasiswa untuk pelajar Kepahiang yang berprestasi, hal ini kami juga meminta ada pembangunan infrastuktur baik jalan dan drainase,serta memberikan teguran kepada armada pengangkut sampah,”ujar Medi Hernawan.

Dalam kesempatan itu juga Lurah Pasar Ujung juga menyampaikan aspirasi. Salah satu aspirasinya meminta wakil rakyat untuk perjuangkan dana atau anggaran kelurahan seperti yang ada pada desa.

“Kami berharap kepada dewan untuk bisa perhatikan petugas kelurahan, karena ini ada kecemburuan petugas kelurahan dengan desa terkait Dana Desa, Jadi minta perhatikan kami juga, biar kinerja kami bisa kondusif,”sampainya.

Menjawab pertanyaan itu Ketua DPRD Kepahiang mengaku bahwa APBD Kepahiang sudah memenuhi tuntutan undang-undang memberikan 20 % anggaran untuk proses pendidikan.

“Nanti kita akan desak Pemda untuk perhatikan pendidikan anak-anak di Kepahiang ini, karena sebagai orang tua yang kurang mampu berharap betul ada bantuan pemerintah terkait pendidikan anak, bila perlu kita desak pemda memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk ikut pendidikan ikatan dinas,”tegas Ketua DPRD Kepahiang.


Pernyataan Ketua disambung oleh politisi Golkar Rica Dennis, S.Si, M.Si. Menurut Rica secara anggaran pendidikan 20% sudah sudah dipenuhi dalam APBD Kepahiang,
“Nampaknya programnya saja yang belum ada, nanti kita akan desak Disdikbud,karena pendidikan ini tanggungjawab kita semua, termasuk kami anggota DPRD,”terang Rica.

Hal yang sama juga disampaikan Lurah Pasar Ujung Yuliani,SH terkait Pendidikan, Kepada para anggota Dewan dapat saya sampaikan bahwa ada warga saya yang memiliki kartu Indonesia Pintar (KIP) tetapi idak bisa mencairkan bantuan yang semestinya diterima,Menyikapinya Ketua Komisi 1 Nurrahman Putra” hal ini akan segera kami tindak lanjuti dengan memanggil pihak terkait sehingga dapat diketahui duduk permasalahannya,untuk anggaran pendidikan kebetulan komisi kami membidanginya dalam hal anggaran kita telah memenuhi penetapan anggaran 20% untuk pendidikan dan untuk prestasi alhamdulillah tingkat dan prestasi pendidikan dikabupaten kepahiang lebih baik dari kabupaten lain dalam provinsi Bengkulu,walaupun pada beberapa waktu lalu kami juga menerima PKBM Az Zahra yang memberikan data tentang Anak Tidak Sekolah (ATS) yang masih tinggi di kabupaten Kepahiang,terkait tentang penambahan anggaran bagi kelurahan hal itu telah kami setujui dalam pembahasan badan anggaran DPRD beberapa waktu yang lalu,”Demikian Nurrahman.

Hal lain juga disampaikan politisi  PPP Drs. Ahmad Rizal,menjawab pertanyaan masyarakat tentang permohonan bantuan pertanian yang dilayangkan masyarakat,banyaknya bantuan pertanian yang ada di kabupaten kepahiang hendaknya bapak bapak dan ibu petani ini membuat kelompok tani (Poktan) sehingga hal ini mempermudah bagi dinas terkait untuk penyaluran Bantuan bidang pertanian,”bantuan pertanian yang masuk untuk kabupaten kepahiang ini banyak, baik yang dari kementrian ,provinsi ataupun dari APBD Kepahiang”,dan jika bapak dan ibu sudah tergabung dalam poktan tentunya dinas terkait juga akan lebih cepat dalam penyaluran bantuan,sampaikan pada Penyuluh yang bertugas di BP3K kecamatan kepahiang tentang bantuan pertanian ini pasti mereka akan bantu dalam penyampaian permohonannya, sampai Ahmad Rizal. (humas)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *